3.600 Tukang Ojek Di Bangkok Diancam Pencabutan SIM
.
.

3.600 Tukang Ojek Di Bangkok Diancam Pencabutan SIM

motorinanews (Bangkok) – Ribuan pengemudi taksi motor di Bangkok terancam kehilangan surat ijin mengemudi, karena dianggap oleh pihak militer telah melanggar sistem transportasi yang berlaku.

Sebagaimana dikutip dari Bangkok Post, Rabu (25/11), perihal ini dikemukakan langsung oleh Maj Gen Narongpan Jitkaew, komandan dari 1st Infatry Division. Ia mengemukakan telah ditugaskan oleh National Council for Peace and Order di Thailand untuk mengatur ulang sistem layanan taksi sepeda motor di Bangkok melalui sistem antrian pesanan.

Melalui regulasi yang berlaku, para pengemudi taksi sepeda motor diharuskan mendaftarkan kendaraan mereka, lalu dilengkapi jaket bernomor dan kartu identifikasi. Bagi pengemudi yang ketahuan menggunakan motor yang tidak teregistrasi akan dikenai denda 2.000 bath atau sekitar Rp 750 ribu.

Pengemudi yang kedapatan tidak menggunakan atribut yang diharuskan atau surat ijin mengemudi akan dikenai denda 1.000 bath atau sekitar Rp 380 ribu.

Pasalnya sejak Agustus hingga Oktober 2015, sebanyak 3.588 pengemudi taksi sepeda motor diketahui melanggar peraturan tersebut, dan jika kedapatan kembali melanggar peraturan tersebut, maka ijin mengemudi mereka terancam dicabut.

Di Bangkok, pengaturan sistem operasional taksi sepeda motor dilakukan melalui kerjasama dari Land Transport Department, pihak kepolisian, militer dan inspektur dari City Administration. Setiap anggota komite melakukan pertemuan setiap tiga bulan sekali untuk meninjau kinerja dari seluruh taksi bermotor di Bangkok. (sumber: Bangkok Post)

# TAGS : tukang ojek motor thailand ojek motor thailand ojek motor di bangkok transportasi motor bangkok